Merancang Sistem Inventory Multi-Cabang untuk Operasi Medan
Sistem inventory multi-cabang membutuhkan item master, unit, location, movement rule, reservation, replenishment, count, dan reconciliation yang konsisten agar setiap cabang melihat stok yang benar-benar dapat digunakan.
Standarkan data item dan location
Kontrol item code, unit, conversion, category, branch, warehouse, bin, dan status definition.
Catat setiap stock movement
Rekam receipt, transfer, issue, sales, return, adjustment, damage, dan in-transit ownership beserta referensinya.
Rencanakan replenishment berbasis evidence
Gunakan minimum stock, lead time, demand, reservation, service level, dan opsi transfer.
Rekonsiliasi perbedaan cabang
Jadwalkan cycle count, investigasi variance, approve adjustment, dan pantau discrepancy berulang.
Pertanyaan implementasi yang sering muncul.
Apakah TEKADA memiliki kantor fisik di Medan?+
Tidak. TEKADA berkantor pusat di Batam dan melayani project Medan melalui remote delivery serta kolaborasi on-site berbasis kebutuhan project.
Apa yang perlu disiapkan sebelum discovery?+
Siapkan process owner, current workflow, contoh data, existing system, bottleneck, user, integration requirement, serta target outcome yang dapat diukur.
Apakah implementasi harus dilakukan sekaligus?+
Tidak. Pilot atau phased delivery membantu memvalidasi workflow, data, integration, adoption, dan acceptance criteria sebelum rollout lebih luas.
