TRACEABILITY

Traceability Software (Lot Tracking Software) untuk Pelacakan Lot dan Serial

TEKADA Traceability Software dan Lot Tracking Software membentuk linked event history dengan quantity, status, location, user, timestamp, document, serta parent-child relationship.

RINGKASAN

Apa yang dapat TEKADA bantu?

Trace investigation menjadi lambat ketika identifier tidak konsisten dan transaction tidak menghubungkan supplier lot, internal lot, serial, process, serta shipment.

TEKADA Traceability Software dan Lot Tracking Software membentuk linked event history dengan quantity, status, location, user, timestamp, document, serta parent-child relationship.

HASIL YANG DITUJU

Hasil yang menjadi fokus implementasi.

Trace investigation menjadi lambat ketika identifier tidak konsisten dan transaction tidak menghubungkan supplier lot, internal lot, serial, process, serta shipment.

TEKADA Traceability Software dan Lot Tracking Software membentuk linked event history dengan quantity, status, location, user, timestamp, document, serta parent-child relationship.

01

Melacak affected material dengan cepat

02

Mendukung hold, investigation, dan recall readiness

03

Menjaga lot dan serial genealogy

04

Meningkatkan evidence untuk audit dan customer response

CAKUPAN SOLUSI

Kapabilitas yang dapat disusun secara modular.

TEKADA Traceability Software dan Lot Tracking Software membentuk linked event history dengan quantity, status, location, user, timestamp, document, serta parent-child relationship.

  1. 01Supplier dan internal lot tracking
  2. 02Serial dan unit history
  3. 03Split, merge, dan transformation genealogy
  4. 04Location dan status history
  5. 05Quality hold dan disposition
  6. 06Forward dan backward trace search
USE CASE

Konteks operasional yang paling relevan.

01

Electronics material genealogy

Scope divalidasi melalui discovery agar sistem mengikuti process, data, user, dan control yang sebenarnya.

02

Warehouse lot control

Scope divalidasi melalui discovery agar sistem mengikuti process, data, user, dan control yang sebenarnya.

03

Production batch tracking

Scope divalidasi melalui discovery agar sistem mengikuti process, data, user, dan control yang sebenarnya.

04

Defect containment dan recall analysis

Scope divalidasi melalui discovery agar sistem mengikuti process, data, user, dan control yang sebenarnya.

CARA KAMI BEKERJA

Dari bottleneck menuju sistem yang digunakan.

  1. 01

    Tentukan identifier dan label rule

    Setiap tahap memiliki owner, acceptance criteria, data check, dan keputusan go/no-go yang jelas.

  2. 02

    Petakan transformation serta movement event

    Setiap tahap memiliki owner, acceptance criteria, data check, dan keputusan go/no-go yang jelas.

  3. 03

    Capture transaction di source

    Setiap tahap memiliki owner, acceptance criteria, data check, dan keputusan go/no-go yang jelas.

  4. 04

    Validasi genealogy melalui realistic trace exercise

    Setiap tahap memiliki owner, acceptance criteria, data check, dan keputusan go/no-go yang jelas.

PILIHAN IMPLEMENTASI

Pilih pendekatan berdasarkan operational fit.

Tidak semua kebutuhan memerlukan custom build. Comparison berikut membantu menentukan batas yang realistis.

PendekatanCocok ketikaPertimbangan
Standard productProses mengikuti fitur tersediaLebih cepat, perubahan proses mungkin diperlukan
Configured solutionWorkflow membutuhkan rule dan integrationSeimbang antara speed dan fit
Custom softwareProses unik menjadi competitive advantageMembutuhkan governance dan product ownership
FAQ

Jawaban langsung sebelum Anda memulai.

Jawaban singkat untuk pertanyaan yang paling sering muncul sebelum memulai proyek.

01Apa itu Traceability Software?+

Traceability Software adalah solusi TEKADA. Fokusnya adalah lot, serial, batch, material, process, quality, hold, split, merge, dan shipment genealogy. Ruang lingkup akhir ditentukan berdasarkan proses, data, pengguna, integrasi, keamanan, dan hasil yang ditargetkan.

02Siapa yang cocok menggunakan Traceability Software?+

Solusi ini relevan untuk manufacturer dan warehouse yang membutuhkan forward serta backward traceability dari receiving, storage, production, hingga dispatch. Discovery digunakan untuk memastikan masalah, priority, dan implementation boundary sebelum build dimulai.

03Apakah dapat terintegrasi dengan sistem yang sudah ada?+

Bisa. Integrasi dapat menggunakan API, database, file exchange, webhook, middleware, barcode device, atau interface lain yang tersedia dan diizinkan.

04Apakah implementasi harus dilakukan sekaligus?+

Tidak. TEKADA merekomendasikan phased implementation yang dimulai dari workflow atau bottleneck bernilai tinggi, lalu diperluas setelah data dan adoption stabil.

05Berapa harga dan waktu implementasinya?+

Harga dan timeline bergantung pada scope, jumlah user, module, integration, data migration, device, security, training, serta support requirement. Estimasi diberikan setelah discovery.

06Bagaimana TEKADA mengukur keberhasilan?+

Success criteria ditentukan sebelum delivery, misalnya lead time, data accuracy, traceability speed, manual effort, response time, adoption, atau KPI operasional lain yang relevan.

07Masalah bisnis apa yang diselesaikan?+

Trace investigation menjadi lambat ketika identifier tidak konsisten dan transaction tidak menghubungkan supplier lot, internal lot, serial, process, serta shipment. Scope yang disarankan memprioritaskan constraint bernilai tertinggi terlebih dahulu.

08Contoh dan use case apa yang tersedia?+

Contoh umum mencakup Electronics material genealogy, Warehouse lot control, Production batch tracking, Defect containment dan recall analysis. Use case final divalidasi terhadap user dan transaction aktual.

09Benefit apa yang dapat diharapkan management?+

Benefit yang ditargetkan mencakup Melacak affected material dengan cepat, Mendukung hold, investigation, dan recall readiness, Menjaga lot dan serial genealogy, Meningkatkan evidence untuk audit dan customer response. Baseline dan owner disepakati sebelum implementasi.

10Industri apa yang dapat menggunakannya?+

Solusi dapat disesuaikan untuk electronics, automotive, medical device, plastic, food and beverage, warehouse, distribution, serta operasi berbasis proses lainnya.

11Apa perbedaannya dengan software generic?+

Software generic lebih cepat ketika proses bisnis sudah cocok. TEKADA memberi nilai saat workflow, control, integration, device, atau reporting membutuhkan operational fit yang lebih dekat.

12Apa saja yang termasuk dalam implementasi?+

Implementasi dapat mencakup discovery, process mapping, UX, configuration, development, integration, migration, testing, training, rollout, documentation, dan support.

13Support apa yang tersedia setelah go-live?+

Support dapat mencakup incident handling, monitoring, user assistance, data correction control, minor enhancement, release, dan continuous-improvement review.

14Bagaimana security dan access dikontrol?+

Security dirancang melalui role-based access, least privilege, authentication, audit log, backup, environment control, serta requirement infrastructure pelanggan.

15Informasi apa yang dibutuhkan untuk konsultasi awal?+

Sampaikan current process, bottleneck utama, user, transaction volume, sistem existing, integration yang diinginkan, constraint, dan outcome yang ingin diukur.

BAGIKAN

Bagikan resource ini ke tim Anda.

Traceability Software (Lot Tracking Software) untuk Pelacakan Lot dan Serial

Mulai dari masalah operasional yang paling bernilai.

TEKADA akan membantu menentukan scope, system boundary, data, integration, delivery phase, dan ukuran keberhasilan yang realistis.

Diskusikan kebutuhan Anda Ditinjau oleh TEKADA Engineering Team · 2026-08-05
BICARA DENGAN AHLI

Butuh bantuan untuk transformasi digital Anda?

Diskusikan ERP, MES, AI Automation, atau custom software untuk operasional bisnis dan manufaktur Anda bersama tim TEKADA.