MANUFACTURING ANALYTICS

OEE Dashboard untuk Visibilitas Produksi

TEKADA OEE Dashboard menentukan calculation rule, menghubungkan production serta downtime event, membandingkan line dan shift performance, serta menyediakan drill-down loss di balik score.

RINGKASAN

Apa yang dapat TEKADA bantu?

OEE dapat menyesatkan ketika definisi planned time, ideal cycle, downtime, rework, dan good output berbeda antarreports.

TEKADA OEE Dashboard menentukan calculation rule, menghubungkan production serta downtime event, membandingkan line dan shift performance, serta menyediakan drill-down loss di balik score.

HASIL YANG DITUJU

Hasil yang menjadi fokus implementasi.

OEE dapat menyesatkan ketika definisi planned time, ideal cycle, downtime, rework, dan good output berbeda antarreports.

TEKADA OEE Dashboard menentukan calculation rule, menghubungkan production serta downtime event, membandingkan line dan shift performance, serta menyediakan drill-down loss di balik score.

01

Menggunakan satu governed OEE definition

02

Memisahkan availability, performance, dan quality loss

03

Memprioritaskan recurring loss terbesar

04

Melacak corrective action dan improvement

CAKUPAN SOLUSI

Kapabilitas yang dapat disusun secara modular.

TEKADA OEE Dashboard menentukan calculation rule, menghubungkan production serta downtime event, membandingkan line dan shift performance, serta menyediakan drill-down loss di balik score.

  1. 01OEE dan component metric
  2. 02Shift, line, machine, dan product filter
  3. 03Downtime Pareto
  4. 04Speed dan minor-stop loss
  5. 05Reject dan rework analysis
  6. 06Trend, target, dan drill-down view
USE CASE

Konteks operasional yang paling relevan.

01

Daily production review

Scope divalidasi melalui discovery agar sistem mengikuti process, data, user, dan control yang sebenarnya.

02

Continuous improvement

Scope divalidasi melalui discovery agar sistem mengikuti process, data, user, dan control yang sebenarnya.

03

Line comparison

Scope divalidasi melalui discovery agar sistem mengikuti process, data, user, dan control yang sebenarnya.

04

Equipment dan changeover analysis

Scope divalidasi melalui discovery agar sistem mengikuti process, data, user, dan control yang sebenarnya.

CARA KAMI BEKERJA

Dari bottleneck menuju sistem yang digunakan.

  1. 01

    Sepakati calculation definition

    Setiap tahap memiliki owner, acceptance criteria, data check, dan keputusan go/no-go yang jelas.

  2. 02

    Validasi event dan master data

    Setiap tahap memiliki owner, acceptance criteria, data check, dan keputusan go/no-go yang jelas.

  3. 03

    Bangun drill-down sebelum scorecard

    Setiap tahap memiliki owner, acceptance criteria, data check, dan keputusan go/no-go yang jelas.

  4. 04

    Review loss dan action secara rutin

    Setiap tahap memiliki owner, acceptance criteria, data check, dan keputusan go/no-go yang jelas.

PILIHAN IMPLEMENTASI

Pilih pendekatan berdasarkan operational fit.

Tidak semua kebutuhan memerlukan custom build. Comparison berikut membantu menentukan batas yang realistis.

PendekatanCocok ketikaPertimbangan
Standard productProses mengikuti fitur tersediaLebih cepat, perubahan proses mungkin diperlukan
Configured solutionWorkflow membutuhkan rule dan integrationSeimbang antara speed dan fit
Custom softwareProses unik menjadi competitive advantageMembutuhkan governance dan product ownership
FAQ

Jawaban langsung sebelum Anda memulai.

Jawaban singkat untuk pertanyaan yang paling sering muncul sebelum memulai proyek.

01Apa itu OEE Dashboard?+

OEE Dashboard adalah solusi TEKADA. Fokusnya adalah availability, performance, quality, planned time, downtime, speed loss, reject loss, dan action-oriented OEE analysis. Ruang lingkup akhir ditentukan berdasarkan proses, data, pengguna, integrasi, keamanan, dan hasil yang ditargetkan.

02Siapa yang cocok menggunakan OEE Dashboard?+

Solusi ini relevan untuk manufacturing leader dan line team yang membutuhkan transparent OEE calculation terhubung ke production event. Discovery digunakan untuk memastikan masalah, priority, dan implementation boundary sebelum build dimulai.

03Apakah dapat terintegrasi dengan sistem yang sudah ada?+

Bisa. Integrasi dapat menggunakan API, database, file exchange, webhook, middleware, barcode device, atau interface lain yang tersedia dan diizinkan.

04Apakah implementasi harus dilakukan sekaligus?+

Tidak. TEKADA merekomendasikan phased implementation yang dimulai dari workflow atau bottleneck bernilai tinggi, lalu diperluas setelah data dan adoption stabil.

05Berapa harga dan waktu implementasinya?+

Harga dan timeline bergantung pada scope, jumlah user, module, integration, data migration, device, security, training, serta support requirement. Estimasi diberikan setelah discovery.

06Bagaimana TEKADA mengukur keberhasilan?+

Success criteria ditentukan sebelum delivery, misalnya lead time, data accuracy, traceability speed, manual effort, response time, adoption, atau KPI operasional lain yang relevan.

07Masalah bisnis apa yang diselesaikan?+

OEE dapat menyesatkan ketika definisi planned time, ideal cycle, downtime, rework, dan good output berbeda antarreports. Scope yang disarankan memprioritaskan constraint bernilai tertinggi terlebih dahulu.

08Contoh dan use case apa yang tersedia?+

Contoh umum mencakup Daily production review, Continuous improvement, Line comparison, Equipment dan changeover analysis. Use case final divalidasi terhadap user dan transaction aktual.

09Benefit apa yang dapat diharapkan management?+

Benefit yang ditargetkan mencakup Menggunakan satu governed OEE definition, Memisahkan availability, performance, dan quality loss, Memprioritaskan recurring loss terbesar, Melacak corrective action dan improvement. Baseline dan owner disepakati sebelum implementasi.

10Industri apa yang dapat menggunakannya?+

Solusi dapat disesuaikan untuk electronics, automotive, medical device, plastic, food and beverage, warehouse, distribution, serta operasi berbasis proses lainnya.

11Apa perbedaannya dengan software generic?+

Software generic lebih cepat ketika proses bisnis sudah cocok. TEKADA memberi nilai saat workflow, control, integration, device, atau reporting membutuhkan operational fit yang lebih dekat.

12Apa saja yang termasuk dalam implementasi?+

Implementasi dapat mencakup discovery, process mapping, UX, configuration, development, integration, migration, testing, training, rollout, documentation, dan support.

13Support apa yang tersedia setelah go-live?+

Support dapat mencakup incident handling, monitoring, user assistance, data correction control, minor enhancement, release, dan continuous-improvement review.

14Bagaimana security dan access dikontrol?+

Security dirancang melalui role-based access, least privilege, authentication, audit log, backup, environment control, serta requirement infrastructure pelanggan.

15Informasi apa yang dibutuhkan untuk konsultasi awal?+

Sampaikan current process, bottleneck utama, user, transaction volume, sistem existing, integration yang diinginkan, constraint, dan outcome yang ingin diukur.

BAGIKAN

Bagikan resource ini ke tim Anda.

OEE Dashboard untuk Visibilitas Produksi

Mulai dari masalah operasional yang paling bernilai.

TEKADA akan membantu menentukan scope, system boundary, data, integration, delivery phase, dan ukuran keberhasilan yang realistis.

Diskusikan kebutuhan Anda Ditinjau oleh TEKADA Engineering Team · 2026-08-05
BICARA DENGAN AHLI

Butuh bantuan untuk transformasi digital Anda?

Diskusikan ERP, MES, AI Automation, atau custom software untuk operasional bisnis dan manufaktur Anda bersama tim TEKADA.